Islam dan Budaya: Harmoni dalam Keberagaman

Authors

  • Ernawaty Mappigau Universitas Muhammadiyah Mamuju Author

DOI:

https://doi.org/10.55115/purwadita.v9i1.1410

Abstract

Kajian ini menganalisis hubungan Islam dengan budaya melalui tiga fokus utama. Pertama, penelitian menggali peranan budaya dalam membentuk praktik keagamaan dan etika sosial umat Islam. Budaya berperan sebagai medium yang mempengaruhi cara individu memahami ajaran agama dan menjalankan ibadah. Kedua, kajian menelaah dialog antara nilai dasar Islam dengan budaya lokal melalui proses akulturasi. Analisis menunjukkan bahwa interaksi keduanya menghasilkan pola penerimaan, penyesuaian, atau koreksi terhadap adat setempat. Tantangan sering muncul ketika nilai kultural bertentangan dengan prinsip akidah dan akhlak. Ketiga, penelitian menilai kemampuan Islam beradaptasi dalam konteks global serta kontribusinya terhadap kemanusiaan dan peradaban modern. Islam mendorong etika keadilan, moderasi, dan tanggung jawab sosial yang relevan dengan isu global. Kajian ini memberikan gambaran bahwa Islam bersifat dinamis dan mampu berdialog dengan berbagai budaya selama tidak bertentangan dengan prinsip dasar syariat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmar, D. S. (2025). Tingkat akulturasi budaya suku-suku di Kota Palu terhadap nilai moral Islam. ABDUSSALAM: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 1(2).

Ameliana, N. A. (2024). Akulturasi Islam dan budaya lokal pada seni Rawana di Desa Batetangnga, Dusun Kanang, Kabupaten Polewali Mandar. Skripsi, IAIN Parepare.

Amiruddin, N. A. M., Manda, D., Irwansyah, I., & Najamuddin, N. (2024). Akulturasi budaya dan agama dalam tradisi Sayyang Pattu’du pada masyarakat Mandar di Desa Pambusuang Kabupaten Polewali Mandar. Phinisi Integration Review, 7(2).

Azizul, A. H. (2025). Akulturasi Islam terhadap budaya lokal dalam upacara singgiloa pada masyarakat Buton. Realita: Jurnal Kajian Islam dan Budaya, IAIN Kediri.

Darman, D. (2025). Inkulturasi tradisi “Sayyang Pattu’du” pada proses khataman Al-Qur’an masyarakat Desa Bunga-Bunga Kecamatan Matakali Kabupaten Polewali Mandar. Al-Qiyam.

Fathani, H. S., & Setiawan, A. (2022). How Islamic Education’s Perspective on Malaqbiq Culture in Mandar Society. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 1375–1382.

Husain, H., & Fathiyah, F. (2022). Pewarisan nilai-nilai ajaran Islam pada keluarga etnis Mandar. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 7(1), 13–29.

Idrus, L., & Ridhwan. (2020). Islam dan kearifan lokal: Belajar dari kearifan tradisi melaut suku Mandar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 14(1), 79–98.

Ilham, B. U. (2024). Studi kearifan lokal suku Mandar dalam peningkatan pembangunan masyarakat (memuat rujukan hubungan Islam dan kearifan lokal Mandar). JURMAN: Jurnal Manajemen, Ekonomi, dan Bisnis.

Irmayanti, & Rodiah, I. (2024). Cultural Heritage and Islamic Values in the Sayyang Pattu’du Tradition by the Mandar Ethnic Group. Khuluqiyya: Jurnal Kajian Hukum dan Studi Islam, 6(1), 25–38.

Mira, S., Hidayatullah, A., Sumirah, & Syukur, S. (2025). Peran ulama dalam pelestarian budaya lokal di Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan abad 20. Batuthah: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 4(1), 13–25.

Nahru, S. (2021). Akulturasi budaya Sayyang Pattu’du dengan agama Islam dalam tradisi khataman Al-Qur’an di Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Skripsi, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Nurdin, A., Baharuddin, E., Sumardi, D., Idrus, L., & Mutiawati, I. (2024). Mappammaq Mangaji in Mandar, West Sulawesi: Childrearing Patterns Based on the Qur’an in the Anthropological Perspective of the Islamic Law. El-Usrah, 7(2), 501–520

Pabbajah, M. (2020). Dialektika Islam dan budaya lokal: Strategi bertahan komunitas Bawakaraeng di Sulawesi Selatan. Dialektika: Jurnal Pemikiran Islam dan Ilmu Sosial, 13(1), 38–52.

Rachmat, M. I. (2025). Polarisasi pemahaman masyarakat terhadap tradisi Sayyang Pattu’du di Kelurahan Mosso Kecamatan Sendana Kabupaten Majene. Skripsi, IAIN Palopo.

Rafid, N. (2022). Akulturasi Islam terhadap tradisi Ma’baca Baca suku Bugis. Al-Mabhats: Jurnal Penelitian Sosial Agama, 7(2).

Published

2026-04-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Islam dan Budaya: Harmoni dalam Keberagaman. (2026). Purwadita : Jurnal Agama Dan Budaya, 9(1). https://doi.org/10.55115/purwadita.v9i1.1410