GEOGRAFI PARIWISATA HIU PAUS DI INDONESIA: PENDEKATAN SPASIAL DAN SOSIO-EKOLOGIS

Authors

  • Maulita Sari Hani Universitas Budi Luhur Author

Abstract

Ekowisata hiu paus (Rhincodon typus) berkembang pesat di Indonesia sebagai bagian dari

inisiatif pariwisata berkelanjutan. Namun, aktivitas yang tidak terkelola dapat

menyebabkan degradasi ekologis dan perubahan perilaku pada spesies laut. Penelitian ini

bertujuan untuk menganalisis ekowisata hiu paus melalui pendekatan geografis dengan

menggunakan perspektif spasial dan sosial-ekologis. Penelitian ini menggunakan metode

deskriptif kualitatif yang didukung oleh data sekunder, kajian pustaka, dan analisis

geospasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian

menunjukkan adanya korelasi antara suhu permukaan laut, arus laut, dan ketersediaan

plankton yang memengaruhi distribusi hiu paus. Interaksi manusia, khususnya melalui

praktik penangkapan ikan tradisional (bagan), juga berkontribusi terhadap pola agregasi.

Secara ekonomi, ekowisata memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat lokal,

tetapi memerlukan pengelolaan berdasarkan daya dukung lingkungan. Penelitian ini

menegaskan pentingnya integrasi dimensi lingkungan, sosial, ekonomi, dan kebijakan

dalam pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.

Kata Kunci: Ekowisata Hiu Paus, Pendekatan Geografis, Sistem Informasi Geografis

(SIG), Pariwisata Berkelanjutan, Sosial-Ekologis.

References

Daftar Pustaka

Araujo, G., et al. (2020) Whale shark residency and tourism impacts.

Bakun, A. (1996) Patterns in the Ocean: Ocean Processes and Marine Population Dynamics. California: California Sea Grant.

Berkes, F. and Folke, C. (1998) Linking Social and Ecological Systems. Cambridge: Cambridge University Press.

Das, M. and Chatterjee, B. (2023) ‘Ecotourism and biodiversity conservation’, Journal of Sustainable Tourism.

Gössling, S., Scott, D. and Hall, C.M. (2020) ‘Pandemics, tourism and global change’, Journal of Sustainable Tourism, 29(1), pp. 1–20.

Goodchild, M.F. (2007) ‘Citizens as sensors: the world of volunteered geography’, GeoJournal, 69, pp. 211–221.

Hall, C.M. and Page, S.J. (2014) The Geography of Tourism and Recreation. 4th edn. London: Routledge.

Hall, C.M., Scott, D. and Gössling, S. (2020) ‘Global tourism vulnerability’, Annals of Tourism Research.

Hani, M.S. (2019) Pengembangan ekowisata hiu paus berbasis masyarakat di Indonesia.

Hani, M.S. (2020) Dinamika sosial-ekonomi dalam ekowisata hiu paus.

Hani, M.S. (2024) Transformasi nelayan dalam ekowisata hiu paus berbasis budaya.

Hani, M.S. (2026) Model pengembangan ekowisata hiu paus berkelanjutan di Indonesia.

Himawan, M.R., et al. (2015) ‘Whale shark behavior in Indonesia’, Marine Biodiversity Records.

Kurniawan, F., et al. (2023) ‘Oceanographic influence on whale shark occurrence’, Marine Ecology Progress Series.

Longley, P.A., Goodchild, M.F., Maguire, D.J. and Rhind, D.W. (2015) Geographic Information Systems and Science. 4th edn. Chichester: Wiley.

Ostrom, E. (2009) ‘A general framework for analyzing sustainability of social-ecological systems’, Science, 325, pp. 419–422.

Pierce, S.J., et al. (2022) ‘Tourism impacts on whale sharks’, Conservation Science and Practice.

Rowat, D. and Brooks, K. (2012) ‘A review of the biology, fisheries and conservation of the whale shark’, Journal of Fish Biology, 80(5), pp. 1019–1056.

Sequeira, A.M.M., et al. (2012) ‘Global distribution of whale sharks’, Marine Ecology Progress Series, 478, pp. 1–13.

Spenceley, A. (2020) Sustainable Tourism and Conservation. London: Routledge.

Stronza, A., Hunt, C.A. and Fitzgerald, L.A. (2021) ‘Ecotourism for conservation?’, Annual Review of Environment and Resources, 44, pp. 229–253.

Timothy, D.J. (2021) Cultural Heritage and Tourism. Bristol: Channel View Publications.

Tranfield, D., Denyer, D. and Smart, P. (2003) ‘Towards a methodology for developing evidence-informed management knowledge’, British Journal of Management, 14(3), pp. 207–222.

UNWTO (2021) Sustainable Tourism Development Guidelines. Madrid: World Tourism Organization.

UNWTO (2022) Tourism and Sustainability Report. Madrid: World Tourism Organization.

Wilson, S.G. and Karuppasamy, P.K. (2009) ‘Whale shark aggregation and plankton dynamics’, Marine Ecology Progress Series.

Ziegler, J., et al. (2021) ‘Tourism effects on whale shark behavior’, Biological Conservation, 254

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

GEOGRAFI PARIWISATA HIU PAUS DI INDONESIA: PENDEKATAN SPASIAL DAN SOSIO-EKOLOGIS. (2026). Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu, 7(1), 10-18. https://journal.mpukuturan.ac.id/index.php/cultoure/article/view/1592