ETIKA HINDU DALAM LONTAR AJI TATTWANING WONG CEDANGGA DAN RELEVANSI PADA MASYARAKAT DESA PEMARON KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG
Keywords:
Hindu Ethics, Lontar, Morals, KarmaAbstract
This study examines in depth the Hindu ethical teachings contained in the Lontar Aji Tattwaning Wong Cedangga, one of the classical manuscripts containing moral advice, ethical values, and the teachings of karma that are believed to influence human behavior today. The research was conducted using a descriptive qualitative approach through literature study, analysis of lontar texts, interviews with religious figures, and field observations in the Buleleng community, especially Pemaron Village. The results show that the lontar contains the teachings of Tri Kaya Parisudha, Karma Phala, Manusa Yajña, Pitra Ṛṇa, procedures for purification for children born out of wedlock, and teachings of moral balance that have strong relevance to the practices of modern society. This lontar functions as a literary heritage that not only contains historical value, but also as a contextual ethical guideline for building the character of a harmonious and cultured society.
Downloads
References
Bungin, B., & Moleong, L. J. A. (2007). Jenis dan Pendekatan Penelitian. Proses Kerja Kbl Dalam Menjalankan Program Corporate Social Responsibility Di PT. Pelindo, 1.
Fathoni, A. (2006). Metodelogi penelitian. Jakarta: rineka cipta.
Dartiningsih, B. E. (2016). Gambaran Umum Lokasi, Subjek, Dan Objek Penelitian. Buku Pendamping Bimbingan Skripsi, 129.
Ginting, W. (2010). Sastra Bali: Kajian Filsafat dan Moralitas. Jakarta: Gramedia.
Sutrisna, D. (2017). Analisis Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Sastra Bali. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.
Suhardja, I. (2015). Pengaruh Ajaran Agama dalam Kehidupan Sosial Masyarakat Bali. Denpasar: Penerbit Bali Utama.
Madja, I. K. (2018). Landasan Pengembangan Etika Dan Moralitas Hindu. Guna Widya: Jurnal Pendidikan Hindu, 5(1), 67-78.
Dirna, P. P. (2021). Ajaran Etika Dalam Upanisad Bagi Remaja Hindu Di Era Global. JAPAM (Jurnal Pendidikan Agama), 1(01), 77-83.
Suryawan, M. (2011). Sastra Lontar dan Nilai-Nilai Spiritualitas Bali. Denpasar: Pustaka Saraswati.
Tirta, P. (2019). Pembangunan Karakter dalam Tradisi Bali. Singaraja: Lembaga Pengkajian Budaya Bali.
Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng. (2017). Katalog Buku Salinan Lontar dengan Sistem Digital – UPTD Gedong Kertya Singaraja. Diakses dari https://disbud.bulelengkab.go.id/informasi/download/katalog-buku-salinan-Lontar-iii-46.pdf
Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI). (n.d.). Tri Kaya Parisudha dalam Segala Aspek Kehidupan. Diakses dari https://phdi.parisada.or.id/artikel.php?id=tri-kaya-parisudha-dalam-segala-aspek-kehidupan
Detikcom. (2022, 15 September). Contoh Upacara Manusa Yadnya Menurut Tradisi Hindu Bali. Diakses dari https://www.detik.com/bali/budaya/d-6252598/contoh-upacara-manusa-yadnya-menurut-tradisi-hindu-bali
Obor Dewata. (2024, 25 November). Makna Utang Pada Leluhur & Bhakti Pada Pitra Rna Dalam Hindu di Bali. Diakses dari https://obordewata.com/sosial-budaya/makna-utang-pada-leluhur-bhakti-pada-pitra-rna-dalam-hindu-di-bali/
Bali Express. (2024, 10 Desember). Mengenal Filosofi Karma Phala dalam Hindu Bali: Hukum Sebab Akibat yang Mengatur Hidup Manusia. Diakses dari https://baliexpress.jawapos.com/balinese/675408516/mengenal-filosofi-karma-phala-dalam-hindu-bali-hukum-sebab-akibat-yang-mengatur-hidup-manusia
Detikcom. (2022, 15 September). Konsep Tri Rna, Tiga Jenis Utang Menurut Ajaran Hindu. Diakses dari https://www.detik.com/bali/budaya/d-6513928/konsep-tri-rna-tiga-jenis-utang-menurut-ajaran-hindu
Suhardana (2008) : Tri Rna Tiga Jenis Hutang Yang Harus Dibayar Manusia. Surabaya:Paramita
Hindu Alukta. (2024). Etika di Tempat Suci Menurut Lontar Kramapura. Diakses dari https://hindualukta.blogspot.com/2024/11/etika-di-tempat-suci-menurut-Lontar.html
PHDI Bali. (2021). Tri Kaya Parisudha dalam Kehidupan Sehari-hari. Diakses dari https://www.phdi.or.id/artikel/tri-kaya-parisudha-dalam-kehidupan-sehari-hari
Sayahindu.com. (2023). Makna Pitra Rna dan Pengaruhnya dalam Kehidupan Hindu Bali. Diakses dari https://www.sayahindu.com/pitra-rna.html
Detikcom. (2022, 15 September). Contoh Upacara Manusa Yadnya Menurut Tradisi Hindu Bali. Diakses dari https://www.detik.com/bali/budaya/d-6252598/contoh-upacara-manusa-yadnya-menurut-tradisi-hindu-bali
Suadnyana, I. B. P. E. (2020). Implementasi Nilai Etika Hindu Pada Geguritan Ni Sumala. Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama Dan Budaya Hindu, 11(1), 100-116.
Ariyoga, I. N. (2019). Nilai pendidikan agama hindu dalam lontar Swargarohana Parwa. Satya Widya: Jurnal Studi Agama, 2(1), 67-81.
Somawati, A. V., & Made, Y. A. D. N. (2019). Implementasi Ajaran Tri Kaya Parisudha Dalam Membangun Karakter Generasi Muda Hindu Di Era Digital. Jurnal Pasupati Vol, 6(1), 88-99.
Rai, S. I. A. (2013, September). Pendidikan sains berlandaskan budaya lokal tri kaya parisudha. In Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Ke-3 2013. Sebelas Maret University.
Mustofa, A., & Novianto, V. (2022). Implementasi Ajaran Tri Kaya Parisudha dalam Pendidikan Karakter pada Generasi Metaverse. Proceedings Series on Social Sciences & Humanities, 3, 644-649.
Tristaningrat, M. A. N. (2019). Analisis panca yadnya dalam konteks saguna Brahman dalam menciptakan aktivitas sosial budaya. Maha Widya Bhuwana, 2(1), 57-68.
Yadnya, P. Panca Yadnya dalam Ritual Keagamaan Hindu Kaharingan di Kalimantan Tengah.
Yadnya, Y., Yadnya, D., Yadnya, P., Yadnya, M., Yadnya, R., Yadnya, B., & Yadnya, P. 1. PENDAHULUAN.
Wirawan, I. B. D. P., & Marsono, M. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Agama Hindu dalam Upacara Metatah Terhadap Pembelajaran Panca Yadnya. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(4), 342-351.
Sukendri, N., & Putra, I. N. N. A. (2023). Artha Sebagai Pemoderasi Beragama Dalam Ajaran Agama Hindu. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 7(1), 95-107.
Renawati, P. W. (2019). Implementasi Upacara Manusa Yadnya Dalam Naskah Dharma Kahuripan (Perspektif Teologi Hindu). Mudra Jurnal Seni Budaya, 34(3), 372-384.
Yasa, I. N. P. P. B. (2018). Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Tradisi Metuun Di Desa Pakraman Cekeng Kecamatan Susut Kabupaten Bangli. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 1-7.
Suadnyana, I. N. (2020). Prosesi Dan Fungsi Tradisi Nyacahin Dalam Upacara Pitra Yajña Di Desa Pakraman Pujungan Kecamata Pupuan Kabupaten Tabanan. Pariksa: Jurnal Hukum Agama Hindu, 3(2).
BUDHAWATI, N. P. S. ESENSI TRADISI UPACARA DALAM KONSEP YAJÑA.
Wigunadika, I. W. S. (2018). Membangkitkan kembali karma phala sebagai pilar keyakinan agama Hindu. Purwadita: Jurnal Agama Dan Budaya, 2(1).
Darmini, L. A., Aryani, N. K. S., & Putra, K. A. D. (2023). Karmaphala Sebagai Pedoman Dalam Pembentukan Karakter Manusia. Danapati: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 88-96.
Windya, I. M. (2020). Ajaran Agama Hindu Dalam Gaguritan Segara Rupek. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya, 4(2), 187-198.
Qothrunnada, K. (2022). Memahami Sancita Karma Phala, Hukum Sebab Akibat di Masa Lalu.
Sandi, G. (2021). Ajaran Etika Hindu Dalam Lontar Tattwa Kala. Widya Katambung , 12 (2), 1-18.
Susi, S. (2021, Maret). Penerapan Etika Kepemimpinan Hindu Berbasis Tri Kaya Parisudha. Dalam Prosiding Seminar Nasional IAHN-TP Palangka Raya (No. 1, hal. 126-136).
Parmajaya, IPG (2018). Ajaran Tri Kaya Parisudha Sebagai Landasan Pendidikan Nilai Moral Dan Etika Dalam Membentuk Karakter Anak. Purwadita: Jurnal Agama dan Budaya , 1 (1).
Purwati, N. M. D. (2024). Etika Hindu dalam Tantra guna menciptakan hubungan Harmonis dalam Kehidupan Masyarakat. ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 5(1), 133-140.
Watra, I. W. (2007). Pengantar Filsafat Hindu (Tattwa I). Surabaya: Paramita.
Oktaviani, N. M. A. D. (2025). Revitalisasi Nilai Tattwa Dan Etika Hindu Dalam Pendidikan Karakter Siswa Di Era Digital. Padma Sari: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(02), 149-159.
Subagiasta, I. K. (2006). Tattwa Hindu bagi Pandita dan Pemangku. Surabaya: Paramita.
Widiada, I. K. J. (2022). Tri Kaya Parisudha Sebagai Pondasi Karakter Generasi Muda Hindu Dalam Mengarungi Era 4.0. ŚRUTI: Jurnal Agama Hindu, 2(2), 136-145