NGABEN PENGIYEHAN RUJAK BUNI DADIA PASEK GELGEL DEWA NGURAH GDE PULUNG SARI DI DESA ADAT SELAT SUKASADA BULELENG

Authors

  • I Made Mudita Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Author

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis latar belakang mengapa Dadia Pasek Gelgel Dewa Ngurah Gde Pulung Sari di Desa Adat Selat Sukasada Buleleng memilih sistem Ngaben Pengiyehan Rujak Buni. 2) Untuk menganalisis bagaimana bentuk sistem Ritual Ngaben Pengiyehan Rujak Buni di Dadia Pasek Gelgel Dewa Ngurah Gde Pulung Sari di Desa Adat Selat Sukasada Buleleng. 3) Untuk menganalisis makna Ngaben Pengiyehan Rujak Buni bagi Dadia Pasek Gelgel Dewa Ngurah Gde Pulung Sari di Desa Adat Selat Sukasada Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Smith dan Ragan. Model ini merupakan model menghasilkan data yang deskriptif, ucapan atau tulisan yang dapat diamati dari orang-orang itu sendiri. Pendekatan ini langsung menunjukkan setting dan individu-individu dalam setting itu secara keseluruhan subyek penyelidikan baik berupa orang ataupun invidu, tidak dipersempit menjadi variabel yang terpisah atau menjadi hipotesis, melainkan dipandang sebagai bagian dari suatu keseluruhan. Melalui teknik wawancara, peneliti akan mengetahui lebih dalam mengenai ngaben pengiyehan rujak buni Dadia Pasek Gelgel Dewa Ngurah Gde Pulung Sari di Desa Adat Selat Sukasada Buleleng. Dalam penelitian ini dilakukan dapat dianalisa melalui konsep rujak buni dapat meningkatkan kebersamaan adalah sebuah ikatan yang terbentuk karena rasa kekeluargaan/persaudaraan yang diawali dengan kesepakatan dalam melaksanakan konsep upacara (ritual), sehingga mampu memberikan makna postif dan menjadi beban diantara krama Dadia.

Author Biography

  • I Made Mudita, Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis latar belakang mengapa Dadia Pasek Gelgel Dewa Ngurah Gde Pulung Sari di Desa Adat Selat Sukasada Buleleng memilih sistem Ngaben Pengiyehan Rujak Buni. 2) Untuk menganalisis bagaimana bentuk sistem Ritual Ngaben Pengiyehan Rujak Buni di Dadia Pasek Gelgel Dewa Ngurah Gde Pulung Sari di Desa Adat Selat Sukasada Buleleng. 3) Untuk menganalisis makna Ngaben Pengiyehan Rujak Buni bagi Dadia Pasek Gelgel Dewa Ngurah Gde Pulung Sari di Desa Adat Selat Sukasada Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Smith dan Ragan. Model ini merupakan model menghasilkan data yang deskriptif, ucapan atau tulisan yang dapat diamati dari orang-orang itu sendiri. Pendekatan ini langsung menunjukkan setting dan individu-individu dalam setting itu secara keseluruhan subyek penyelidikan baik berupa orang ataupun invidu, tidak dipersempit menjadi variabel yang terpisah atau menjadi hipotesis, melainkan dipandang sebagai bagian dari suatu keseluruhan. Melalui teknik wawancara, peneliti akan mengetahui lebih dalam mengenai ngaben pengiyehan rujak buni Dadia Pasek Gelgel Dewa Ngurah Gde Pulung Sari di Desa Adat Selat Sukasada Buleleng. Dalam penelitian ini dilakukan dapat dianalisa melalui konsep rujak buni dapat meningkatkan kebersamaan adalah sebuah ikatan yang terbentuk karena rasa kekeluargaan/persaudaraan yang diawali dengan kesepakatan dalam melaksanakan konsep upacara (ritual), sehingga mampu memberikan makna postif dan menjadi beban diantara krama Dadia.

Downloads

Published

2025-09-11

Issue

Section

Articles

How to Cite

NGABEN PENGIYEHAN RUJAK BUNI DADIA PASEK GELGEL DEWA NGURAH GDE PULUNG SARI DI DESA ADAT SELAT SUKASADA BULELENG. (2025). Widya Dana: Jurnal Penelitian Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 3(2), 14-154. https://journal.mpukuturan.ac.id/index.php/widyadana/article/view/1489