Pelatihan Implementasi Design Thinking dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Gugus III Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng
Keywords:
Bahasa Indonesia, design thinkingAbstract
Guru-guru di Gugus III Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng belum mampu melaksanakan pembelajaran Bahasa Indonesia secara inovatif dan variatif, sehingga guru-guru perlu diberikan pelatihan terkait dengan pelaksanaan proses pembelajaran, salah satunya dengan mengaplikasikan desing thinking. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep Design Thinking kepada para guru di gugus III Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng, khususnya dalam konteks pembelajaran bahasa Indonesia. Melalui pelatihan ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan Design Thinking untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan menarik bagi siswa, sehingga hasil belajar bahasa Indonesia di sekolah dasar dapat lebih optimal. Jumlah peserta dalam pelatihan ini berjumlah 24 orang. Kegiatan pelatihan ini akan dilakukan dengan metode tatap muka. Metode pengumpulan data yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pelatihan ini adalah metode tugas pelatihan/tes. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis data deskriptif kuantitatif. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah guru-guru mampu mendesain proses pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan pendekatan Design Thinking. Berdasarkan pelatihan yang telah dilakukan diketahui bahwa secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dalam membekali guru dengan keterampilan Design Thinking untuk pembelajaran Bahasa Indonesia. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa 100% peserta merasa puas dengan pelatihan ini dan 85% berkomitmen untuk segera menerapkan metode tersebut dalam pembelajaran semester depan.