Pelatihan Pewarnaan Benang Tenun Berbahan Alami pada Kelompok Tenun Cagcag Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng
Keywords:
tenun cagcag, pewarna alami, pemberdayaan perempuan, kearifan lokal, pelestarian budayaAbstract
Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas, keterampilan, dan kesadaran ekologis perempuan penenun di Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, dalam teknik pewarnaan benang berbahan alami. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya revitalisasi tradisi tenun cagcag sebagai warisan budaya Bali Aga yang sarat nilai estetika dan filosofis. Pelatihan difokuskan pada penerapan teknik pewarnaan ramah lingkungan menggunakan sumber daya lokal seperti daun indigo (Indigofera tinctoria), kulit kayu secang (Caesalpinia sappan), dan akar mengkudu (Morinda citrifolia). Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, demonstrasi teknis, serta pendampingan intensif bersama narasumber ahli. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap proses ekstraksi pigmen, teknik pencelupan, fermentasi warna, serta fiksasi pada serat benang. Selain menghasilkan kualitas pewarnaan yang lebih konsisten dan bernilai estetika tinggi, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran ekologis dan keberlanjutan produksi tenun. Secara sosial-ekonomi, program ini memperkuat peran perempuan dalam ekonomi kreatif berbasis budaya lokal serta membuka ruang regenerasi penenun muda untuk melestarikan tradisi tenun cagcag di tengah arus modernisasi.