Melaksanakan Konsep Tri Hita Karana Melalui Gerakan Pemebersihan Pura (Gembira) di Pura Tuluk Biyu Batur
Keywords:
tri hita karana, pura tuluk biyu batur, kesucian puraAbstract
Tri Hita Karana, sebuah filosofi Hindu Bali yang menekankan keharmonisan antara manusia dengan Tuhan (Parahyangan), manusia dengan sesama manusia (Pawongan), dan manusia dengan lingkungan (Palemahan), memiliki peran penting dalam pembersihan pura. Pura, sebagai tempat suci bagi umat Hindu Bali, memerlukan pembersihan yang tidak hanya fisik tetapi juga spiritual. Penerapan Tri Hita Karana dalam pembersihan pura melibatkan upaya menjaga kesucian tempat ibadah melalui ritual dan kegiatan yang mencerminkan keharmonisan tersebut. Parahyangan diwujudkan melalui doa dan upacara keagamaan, Pawongan melalui gotong royong dan kerjasama komunitas, serta Palemahan melalui pelestarian lingkungan sekitar pura. Studi ini menunjukkan bahwa penerapan Tri Hita Karana dalam pembersihan pura tidak hanya menjaga kebersihan fisik tetapi juga memperkuat ikatan spiritual dan sosial dalam komunitas Hindu Bali.