Tantra Dalam Kakawin Arjuna Wiwaha
Kajian Filosofi
Keywords:
Kakawin Arjuna Wiwaha, Tantra, HinduAbstract
Kakawin Arjuna Wiwaha sebagai salah satu karya sastra klasik Jawa Kuna tidak hanya merekam kisah kepahlawanan, tetapi juga menyimpan ajaran religius yang sarat makna, khususnya bernuansa Tantra. Permasalahan penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menggali nilai filosofis dan spiritual dalam teks klasik agar dapat dipahami kembali konteks serta relevansinya di era modern. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis struktur Kakawin Arjuna Wiwaha, menyingkap ajaran Tantra yang terkandung di dalamnya, serta menguraikan makna filosofis dan implikasinya bagi kehidupan kontemporer. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks dan hermeneutik melalui pembacaan mendalam terhadap teks serta telaah kritis literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran Tantra tercermin dalam praktik tapa brata, ujian spiritual, simbolisme godaan bidadari, anugerah senjata sakti, dan peperangan melawan adharma. Makna filosofis yang muncul menekankan pentingnya pengendalian diri, pengolahan tubuh dan jiwa, kesadaran melampaui maya, serta keseimbangan antara dimensi lahiriah dan batiniah. Implikasi ajaran ini berkontribusi pada pembentukan etika pribadi, spiritualitas, kepemimpinan moral, dan pendidikan karakter, serta tetap relevan dalam menghadapi tantangan modern. Kakawin Arjuna Wiwaha tidak hanya bernilai sastra, melainkan juga menjadi teks filosofis yang mengajarkan jalan Tantra sebagai pedoman hidup lintas zaman.