Eksistensi Kesenian Kuntulan Di Paninggaran: Kajian Budaya Dan Fungsi Sosial Masyarakat

Authors

  • Ika Zahra Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Dewi Maryam Author
  • Mutiara Jasmine Author
  • Aswidah Faradisa Author
  • Elen Juli Artika Author

Keywords:

Kajian Budaya, Eksistensi, Fungsi sosial , Kuntulan, Paninggaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis eksistensi Kesenian Kuntulan di Paninggaran melalui kajian budaya dan fungsi sosialnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tetua Kuntulan, Bapak Usro, dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kuntulan adalah sintesis unik antara seni pertunjukan dan seni bela diri (pencak silat), yang melibatkan komposisi 29 pemain dan disinkronkan dengan syair sholawat. Secara nilai, Kuntulan sarat dengan nilai spiritual dan etika, di mana proses pewarisan melibatkan ritual puasa Patih Geni untuk menanamkan kesabaran dan kerendahan hati, sejalan dengan filosofi utamanya sebagai bela diri untuk jaga-jaga. Secara sosial, Kuntulan memiliki fungsi multidimensional sebagai media ritual (dalam hajatan), fungsi komunal (meramaikan desa dan mengangkat citra daerah hingga tingkat provinsi), fungsi ekonomi, dan fungsi perlindungan spiritual/keamanan. Meskipun didukung oleh sertifikasi dan bantuan dana dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan, eksistensi Kuntulan menghadapi tantangan serius berupa kesenjangan regenerasi. Untuk menjamin keberlanjutan tradisi, strategi komunitas berfokus pada upaya membuka diri dan mengajarkan kesenian ini kepada siapapun yang berminat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anekawati, F. (2025). Analisa Nilai Pendidikan Karakter Tiga Paribasan Jawa Perguruan Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Pusat Madiun. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(3), 961–966.

Darmawan, A. D., Adelliana, A., Cahyani, E. D., & Triana, A. N. (2023). Pencak Silat dan Nilai Sosial dalam Masyarakat : Literature Review Pencak Silat and Social Values in Society : Literature Review. 4(November), 28–35.

Hidayat, V., Irliawan, R., Rozan, M. A., & Saefulrahman, I. (2025). Peran Otonomi Daerah dalam Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan Lokal di Kabupaten Sumedang The Role of Regional Autonomy in the Preservation and Development of Local Culture in Sumedang Regency. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 420–429. https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.6749

Jauharuddin, M. W., Aunillah, M. G., Nasrudin, M. H., & Mustofa, A. N. (2024). Pelestarian Pencak Lirboyo Kediri sebagai Upaya Merawat Warisan Budaya di Tengah Arus Modernisasi. Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sosiologi, 06(03), 87–92.

Muslim Andi Yusuf, D. F. (2018). KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT KOMBA. Prosiding Seminar Nasional, 4(1), 358–373.

Rahmawati, D. (2021). Nilai-nilai Sosial dan Budaya dalam Tradisi Mantu Poci di Kota Tegal Jawa Tengah ( Kajian Antropologi Sastra ). Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 2(2).

Silva, S., Candramaya, A., & Sudrajat, A. (2023). Eksistensi Paguyuban Kesenian Tradisional Reog Pasca Pandemi Covid - 19 Di Surabaya. 12(3), 181–191.

Widiawati, P., Hanief, Y. N., Erdilanita, U., & Bayu, A. (2025). Upaya melestarikan budaya Indonesia melalui seni pencak silat. 8(204), 215–228. https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i1.22684

Downloads

Published

2025-09-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Eksistensi Kesenian Kuntulan Di Paninggaran: Kajian Budaya Dan Fungsi Sosial Masyarakat. (2025). Widyacarya: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 9(2), 80-86. https://journal.mpukuturan.ac.id/index.php/widyacarya/article/view/1404

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.