BUZZER DAN KECACATAN EPISTEMOLOGIS: ANCAMAN INFODEMIC SISTEMIK TERHADAP RUANG PUBLIK DIGITAL INDONESIA
Keywords:
buzzer; epistemologi sosial; infodemic; epistemic injustice; ruang publik digital; humaniora digitalAbstract
Perkembangan media sosial di Indonesia telah membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas, namun pada saat bersamaan juga memunculkan fenomena buzzer sebagai aktor yang secara sistematis memanipulasi ekosistem informasi digital. Artikel ini mengkaji keberadaan buzzer yang menciptakan kecacatan epistemologis dalam ruang publik digital, khususnya melalui produksi infodemic yang terorganisir dan berdampak struktural. Menggunakan pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur interdisipliner, artikel ini menganalisis praktik buzzer melalui dua kerangka teori utama: epistemologi sosial veritistik Goldman (1999) dan konsep epistemic injustice Fricker (2007). Hasil kajian menunjukkan bahwa buzzer tidak sekadar menyebarkan konten disinformasi, melainkan secara aktif merusak kondisi-kondisi epistemik yang diperlukan agar masyarakat dapat membentuk pengetahuan yang valid dan rasional. Dua mekanisme utama yang diidentifikasi adalah: (1) distorsi kepercayaan testimonial, dengan buzzer memanipulasi sinyal kredibilitas informasi melalui amplifikasi buatan; dan (2) produksi informed ignorance, dengan kondisi banjir informasi terdistorsi justru melumpuhkan kapasitas kritis publik. Artikel ini berkontribusi pada pengembangan kerangka analitik dalam kajian humaniora digital Indonesia, sekaligus menawarkan landasan konseptual bagi penelitian empiris lanjutan tentang dampak struktural buzzer terhadap kualitas demokrasi berbasis pengetahuan.
Downloads
References
Akmaliah, W. (2018). Bukan sekedar penggaung (buzzers): Media sosial dan transformasi arena politik. Maarif, 13(1), 9–25. https://doi.org/10.47651/mrf.v13i1.9
Arianto, B. (2020). Salah kaprah ihwal buzzer: Analisis percakapan warganet di media sosial. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 5(1), 1–20. https://doi.org/10.14710/jiip.v5i1.7287
Bradshaw, S., & Howard, P. N. (2019). The global disinformation disorder: 2019 global inventory of organized social media manipulation. Oxford Internet Institute, University of Oxford.
Fricker, M. (2007). Epistemic injustice: Power and the ethics of knowing. Oxford University Press.
Goldman, A. I. (1999). Knowledge in a social world. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/0198238207.001.0001
Goldman, A. I. (2000). Veritistic social epistemology. Proceedings of the Twentieth World Congress of Philosophy, 5, 107–114.
Habgood-Coote, J. (2024). Towards a critical social epistemology of social media. Social Epistemology. https://doi.org/10.1080/02691728.2024.2414446
Juditha, C. (2019). Buzzer di media sosial pada pilkada dan pemilu Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Komunikasi dan Informatika, 199–212.
Kurniawan, R., Muliana, R. Y., Maesaroh, F., Nurcahyo, M. I., & Kusuma, A. J. (2021). Buzzer media sosial dan pembentukan perspektif pemilih millenial dalam Pemilu 2019. JPW (Jurnal Politik Walisongo), 3(1), 54–72. https://doi.org/10.21580/jpw.v3i1.9059
MDPI Philosophies. (2024). Informed ignorance as a form of epistemic injustice. Philosophies, 9(3), 59. https://doi.org/10.3390/philosophies9030059
MDPI Social Sciences. (2025). Climate change disinformation on social media: A meta-synthesis on epistemic welfare in the post-truth era. Social Sciences, 14(5), 304. https://doi.org/10.3390/socsci14050304
Miqdad. (2024). Literature review: Buzzer politik dan pengembangan opini di media sosial di Indonesia. NeoRespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 5(2), 689–698. https://doi.org/10.52423/neores.v5i2.231
Mustika, R. (2019). Pergeseran peran buzzer ke dunia politik di media sosial. Diakom: Jurnal Media dan Komunikasi, 2(2), 144–151. https://doi.org/10.17933/diakom.v2i2.60
Springer Topoi. (2024). Epistemic injustice and ideal social media: Enhancing X for inclusive global engagement. Topoi. https://doi.org/10.1007/s11245-024-10070-7
World Health Organization. (2021). Countering disinformation for the promotion and protection of human rights and fundamental freedoms. United Nations Digital Library.