Model Manajemen Keberlanjutan Dalam Pengembangan Agrowisata Petik Anggur(Studi Kasus Di Desa Gerokgak, Buleleng)
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menganlisis model manajemen keberlanjutan dalam pengembangan agrowisata petik anggur yang berlokasi di desa Gerokgak, Buleleng. Pokus permasalahannya adalah potensi pengembangan agrowisata petik anggur di Gerokgak sangat besar akan juga menghadapi serangkaian tantangan keberlanjutan yang kompleks. Untuk menganalisis permasalahn tersebut mencoba menggunakan teori Manajemen Keberlanjutan Pariwisata. Jenis penelitian kualitatif dengan proses pengumpulan dan analisis data. Adapun hasil analisisnya yaitu Penerapan Model Manajemen Keberlanjutan berdasarkan kerangka Triple Bottom Line (TBL) di Agrowisata Petik Anggur Gerokgak menunjukkan kondisi berbeda-beda antar pilar. Faktor kunci yang mendukung implementasi model adalah komitmen kelembagaan petani dan dukungan infrastruktur dasar dari pemerintah daerah. Model manajemen keberlanjutan yang optimal dan direkomendasikan adalah model Terintegrasi Green Economy