Kajian Filosofis Dalam Tradisi Nasi Blabar Serangkaian Upacara Nyepi Desa Di Desa Pacung Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng
Keywords:
tradisi Nasi Blabar, Kajian Filosofis, Upacara Nyepi DesaAbstract
Tradisi Nasi Blabar diselenggarakan sehari sebelum Nyepi Adat atau Nyepi Desa, tepatnya pada saat tilem keenam bulan sasih dan bertempat di perempatan Desa Adat Pacung. Berkenaan dengan hal tersebut, peneliti tertarik mengkaji tentang Kajian Filosofis dalam tradisi Nasi Blabar serangkaian Upacara Nyepi Desa di Desa Pacung Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Dengan dirumuskan masalah adalah 1. Apakah Landasan pelaksanaan tradisi Nasi Blabar serangkaian Upacara Nyepi Desa di Desa Pacung Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng, 2. Bagaimana Bentuk pelaksanaan tradisi Nasi Blabar serangkaian Upacara Nyepi Desa di Desa Pacung Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. 3. Apa Makna Filosofis tradisi Nasi Blabar serangkaian Upacara Nyepi Desa di Desa Pacung Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini akan dikumpulkan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, Studi dokumen, Studi kepustakaan. Teknik Analisis Data yang digunakan adalah Reduksi data, Transformasi data, penyajian data, Penarikan Kesimpulan atau Verifikasi. Adapun hasil penelitian adalah 1. Landasan pelaksanaan tradisi Nasi Blabar adalah landasan religius, landasan adat dan budaya, landasan Mitologi 2. Bentuk pelaksanaan tradisi Nasi Blabar meliputi: waktu dan tempat pelaksanaan tradisi nasi blabar. Tahap persiapan adalah mekarya di pura dalem, sangkepan, mulang ubad. Tahap persiapan adalah tabuh rah, mesegeh. tahap akhir adalah tradisi nasi blabar. 3. Makna filosofis tradisi Nasi Blabar adalah makna spiritual, makna keharmonisan, makna pendidikan, makna pelestarian budaya.