Uang dalam Lintasan Karma (Sebuah Kajian Filosofi Hindu Tentang Rejeki dan Kebaikan)
Keywords:
Uang, Karma, Rejeki, Kebaikan, Filsafat Hindu, Artha, Dharma, Dana PuniaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat uang, rejeki, dan kebaikan dalam perspektif filsafat Hindu, khususnya dalam kaitannya dengan konsep karma sebagai hukum sebab-akibat yang melandasi kehidupan manusia. Dalam era modern yang didominasi oleh kapitalisme global, uang seringkali dijadikan sebagai tujuan utama kehidupan, sehingga memunculkan berbagai penyimpangan moral. Kajian ini mendalami bagaimana ajaran Hindu menempatkan uang bukan sekadar alat transaksi ekonomi, melainkan sebagai bagian dari arus karma yang harus digunakan secara bijak, berlandaskan Dharma (etika) dan Dana Punia (derma suci). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka dan analisis filosofis terhadap teks-teks suci Hindu seperti Veda, Upanishad, dan Arthassatra, serta literatur modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uang dalam pandangan Hindu tidak berdiri sendiri secara bebas nilai, melainkan terkait erat dengan kualitas batin pemiliknya dan konsekuensi moral dari penggunaannya. Uang yang diperoleh dan digunakan dengan cara yang benar akan menjadi sarana menuju kebaikan (subha karma), sedangkan uang yang dikuasai oleh keserakahan dan ketidakbenaran akan menjadi penyebab penderitaan (asubha karma). Dengan demikian, filosofi Hindu menekankan pentingnya keseimbangan antara Artha dan Dharma, serta membimbing manusia untuk memandang uang sebagai amanah spiritual, bukan sekadar materi duniawi.