Pendekatan Etnopedagogi dalam Pembelajaran Tari Baris Tunggal sebagai Warisan Seni Tari Keagamaan Hindu di Desa Ubud
Keywords:
etnopedagogi, Tari Baris Tunggal, pendidikan seni tari Hindu,Abstract
Tari Baris Tunggal merupakan salah satu warisan seni tari keagamaan Hindu Bali yang tidak hanya berfungsi sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media transmisi nilai-nilai religius, estetis, dan keprajuritan sakral. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran Tari Baris Tunggal melalui pendekatan etnopedagogi dengan menempatkan pengetahuan lokal, sistem nilai Hindu, dan praktik budaya masyarakat Bali sebagai sumber utama pembelajaran. Penelitian ini berangkat dari temuan empiris di Desa Adat Ubud yang menunjukkan bahwa Tari Baris Tunggal memiliki daya estetik religius khas yang terbentuk melalui integrasi wiraga, wirama, wirasa, wirupa, taksu, serta konsep ngayah dan bhakti. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara interpretatif dengan mengaitkan konsep etnopedagogi, estetika Hindu, dan semiotika tari. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran Tari Baris Tunggal berbasis etnopedagogi mampu menginternalisasikan nilai satyam, siwam, dan sundaram, memperkuat identitas spiritual peserta didik, serta menjaga kesinambungan warisan seni tari keagamaan Hindu Bali. Dengan demikian, pendekatan etnopedagogi relevan diterapkan dalam pendidikan seni tari Hindu sebagai strategi pelestarian budaya sekaligus penguatan pendidikan karakter religius.