KONVERSI AGAMA DI DESA SUKA DAMAI, KECAMATAN TIWORO TENGAH, KABUPATEN MUNA BARAT, PROVINSI SULAWESI TENGGARA: PENDEKATAN STUDI KASUS

Authors

  • Putu Sulitra Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Author
  • Gede Suwindia Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Author
  • I Nyoman Raka Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Author

Keywords:

konversi agama, Hindu, Islam, Desa Suka Damai

Abstract

Data dinamis dari Pemerintah Desa Suka Damai yakni, Hindu adalah yang paling banyak, dengan sekitar 50,75%, Islam 30,15% Budha 7,1% dan Kristen 3%. Perkembangannya masyarakat Hindu di Desa Suka Damai dan linier dengan bertambahnya jumlah penduduk yang terus meningkat, sehingga menyababkan timbulnya potensi masalah-masalah sosial. Berkaitan dengan hal tersebut, ada beberapa pemeluk agama yang melakukan pindah agama atau lebih awam dikenal dengan istilah konversi agama. Penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi terhadap lembaga-lembaga Hindu guna meningkatkan peran mereka serta menentukan arah kebijakan dan memaksimalkan siar agama kepada umat agar umat memiliki pemahaman yang mendalam terhadap ajarannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dirancang dengan fokus pada studi kasus (single case study). Aspek yang melatarbelakangi konversi di Desa Suka Damai adalah krisis identitas dan pencarian makna hidup merupakan faktor psikologis yang sering mendorong seseorang melakukan konversi agama. Individu yang mengalami kebingungan terhadap jati diri, merasa kehilangan arah, atau mengalami kekecewaan terhadap lingkungan sosial dan agama asalnya, cenderung mencari pegangan baru yang dianggap mampu memberi kejelasan makna hidup. Proses konversi agama terjadi karena adanya gangguan stabilitas emosional dan relasi internal merupakan salah satu faktor krisis yang sering menjadi pemicu terjadinya konversi agama. Dalam konteks kehidupan sosial di Desa Suka Damai, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, kondisi ini biasanya muncul ketika individu menghadapi tekanan psikologis, konflik batin, atau pergeseran nilai yang mempengaruhi hubungan mereka dengan keluarga dan lingkungan terdekat. Konversi agama tidak hanya mencakup perubahan keyakinan, tetapi keterlibatan aktif jejaring sosial komunitas agama baru sebagai sarana penguatan identitas.

Downloads

Published

2025-09-11

Issue

Section

Articles

How to Cite

KONVERSI AGAMA DI DESA SUKA DAMAI, KECAMATAN TIWORO TENGAH, KABUPATEN MUNA BARAT, PROVINSI SULAWESI TENGGARA: PENDEKATAN STUDI KASUS. (2025). Widya Dana: Jurnal Penelitian Ilmu Agama Dan Kebudayaan, 3(2), 167-176. https://journal.mpukuturan.ac.id/index.php/widyadana/article/view/1491

Similar Articles

1-10 of 56

You may also start an advanced similarity search for this article.